4 Fakta Sistem Outsourcing Banyak Masalah dan Segera Dihapus Prabowo (Foto: Portal Cakrawala)
JAKARTA – Ri Prabowo Subianto mengkaji penghapusan sistem outsourcing yang dinilai merugikan buruh.
“Saya minta Dewan Keadaan mempelajari bagaimana cara secepatnya kita ingin menghapus outsourcing,” kata Prabowo Di perayaan MayDay.
Pembantu Ri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli pun buka-bukaan soal Wacana penghapusan outsourcing atau pekerja alih daya. Menurutnya, penghapusan outsourcing merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada buruh.
Berikut fakta sistem outsourcing banyak masalah dan segera dihapus Prabowo yang dirangkum Portal Cakrawala, Minggu (11/5/2025).
1. Banyak Masalah
Menaker melihat bahwa praktik outsourcing Di lapangan memang banyak menimbulkan masalah.
“Kalau kita lihat memang praktik outsourcing banyak masalah. Karena Itu ada orang yang Setelahnya Itu sudah usianya 40 tahun, 50 tahun masih saja berstatus pekerja alih daya tanpa ada karir Didalam gajinya tetap Upah Minimum Provinsi (UMP), Justru ada yang kontraknya UMP tapi ternyata realitasnya dibayarnya seperti apa, Karena Itu ini banyak Tindak Kejahatan,” katanya.
2. Kepastian Untuk Pekerja
Pemerintah selalu hadir Untuk Menyediakan kepastian kepada para pekerja seperti jaminan sosial dan seterusnya.
“Pak Ri RI minta kalau kita cermati dihapuskan tapi juga realistis, dan Setelahnya Itu meminta Dewan Keadaan Buruh Untuk turut mengkaji itu. Nah ini yang nanti teman-teman, semangat kita sekali lagi adalah Bangsa hadir Untuk Menyediakan kepastian kepada pekerja seperti jaminan sosial dan seterusnya,” kata Yassierli.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: 4 Fakta Sistem Outsourcing Banyak Masalah dan Segera Dihapus Prabowo : Portal Cakrawala Economy











