RI-China Sepakat Lindungi Ekosistem Laut (Foto: Portal Cakrawala)
JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan kerja sama internasional Untuk penyusunan Ide tata ruang laut.
Penguatan kerja sama tersebut salah satunya dilakukan Melewati training workshop Joint Marine Spatial Planning (MSP) Teluk Balikpapan bersama FISO Xiamen University, yang berlangsung belum lama ini Hingga Xiamen, Republik Rakyat Tiongkok.
Direktur Perancangan Ruang Perairan Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut (Ditjen PRL) Abdi Tunggal Priyanto, menjelaskan penyusunan joint MSP bersama Xiamen University bertujuan Untuk mewujudkan Teluk Balikpapan yang tangguh, terkendali, dan berkelanjutan Didalam ekosistem yang tetap terjaga sejalan Didalam pembangunan ekonomi yang produktif dan modern.
“Kebugaran alokasi ruang Hingga Teluk Balikpapan Pada ini mayoritas meliputi ekosistem mangrove, Daerah pemukiman nelayan, jalur lalu lintas kapal, dan habitat Pesut yang mulai punah. Apabila pembangunan dilakukan tanpa Perancangan yang terpadu dan berkelanjutan maka dapat menimbulkan konflik tata ruang dan dampak sosial, serta Permasalahan lingkungan,” jelas Abdi Untuk siaran resmi Hingga Jakarta, Sabtu (22/11/2025).
Didalam Sebab Itu, penyusunan Joint MSP bersama Universitas Xiamen diharapkan Didalam Sebab Itu masukan teknis Untuk revisi Perda Provinsi Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2023 dan integrasi Hingga Untuk Ide Tata Ruang Daerah Nasional (RTRWN).
Untuk Berjuang Didalam tantangan seperti degradasi ekosistem, penangkapan ikan berlebih, dan konflik pemanfaatan ruang, KKP menempatkan Perancangan tata ruang laut sebagai fondasi utama, Didalam lima pilar Kunci meliputi Ketahanan lingkungan, produktivitas ekonomi, inklusivitas sosial, penguatan berbasis sains, serta ketahanan iklim.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: RI-China Sepakat Lindungi Ekosistem Laut Teluk Balikpapan : Portal Cakrawala Economy











