Di Ditengah kesuksesan transaksi Kendaraan Pribadi yang tembus Rp7,9 miliar Di IMOS 2025 belum lama ini, FIFGROUP secara agresif melakukan diversifikasi strategis Didalam menyasar sektor Usaha Kecil Menengah. Foto: FIFGROUP
Kendati Mutakhir mencatatkan kinerja solid Di segmen Kendaraan Pribadi, perseroan secara paralel memperkuat penetrasi Hingga sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Usaha Kecil Menengah) yang dinilai sebagai tulang punggung Peningkatan Ekonomi.
Langkah ini diambil Di Ditengah Kebugaran pasar yang menantang. Perseroan Sebelumnya sukses membukukan transaksi Rp7,9 miliar Di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025 (25-28 September 2025), atau mencatatkan kenaikan 16% dibanding capaian IMOS 2024 senilai Rp6,8 miliar. Total unit yang dibiayai mencapai 311 unit, naik 1,6% Untuk 306 unit tahun lalu.
Tetapi, Di sisi lain, data Asosiasi Industri Sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua Indonesia (AISI) mengindikasikan adanya tekanan Di pasar Kendaraan Pribadi roda dua akibat penurunan daya beli dan Kebugaran Peningkatan Ekonomi.
Untuk konteks inilah, FIFGROUP secara agresif menggarap sektor Usaha Kecil Menengah, yang Memperoleh kontribusi lebih Untuk 60% Pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap lebih Untuk 90% tenaga kerja nasional. Sektor ini Berusaha Mengatasi tantangan likuiditas akibat Gaya suku bunga tinggi
dan terbatasnya akses pembiayaan formal.
Inkubasi Lewat Dana Bergulir Tanpa Bunga
Sebagai Kendaraan Bermotor Roda Dua penggerak penetrasi ini, FIFGROUP mengandalkan Langkah Dana Bergulir yang telah berjalan Dari 2016. Langkah ini dirancang sebagai inisiator Corporate Social Responsibility (CSR) Di bawah pilar FIFGROUP Sejahtera.
Hingga 2025, Langkah ini telah menyalurkan total pembiayaan senilai Rp13 miliar yang menjangkau lebih Untuk 3.600 pelaku Usaha Kecil Menengah.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Bukan Cuma Jagoan Kendaraan Pribadi, FIFGROUP Ungkap Alasan Gencar Biayai Usaha Kecil Menengah Tanpa Bunga











