Pembantu Presiden Pembantu Presiden BUMN Erick Thohir (Foto: Portal Cakrawala)
JAKARTA – Pemerintah menunjuk salah satu Badan Usaha Milik Bangsa (BUMN) sebagai Holding Penanaman Modal Asing Danantara Indonesia. Perusahaan yang dimaksud bergerak Ke bidang Penanaman Modal Asing.
1. Penunjukan BUMN
Kendati identitas perseroan belum diketahui, Pembantu Presiden Pembantu Presiden BUMN Erick Thohir mengaku dirinya telah menandatangani penunjukan BUMN tersebut. Justru, ditargetkan proses pembentukan perusahaan induk Penanaman Modal Asing ini rampung satu hingga dua minggu Di Didepan.
“Saya sudah tanda tangan. Nanti proses, mudah-mudahan 1-2 minggu Karena Itu,” ujar Erick usai Berpartisipasi Untuk Diskusi kerja Didalam Komisi VI Lembaga Legis Latif RI Ke Jakarta, Selasa (20/5/2025).
Senada Didalam hal tersebut, Wakil Pembantu Presiden Pembantu Presiden BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria menjelaskan, Holding Penanaman Modal Asing Akansegera Mengalokasikan dividen BUMN sebesar Rp170 triliun per tahun.
Nantinya, dividen disetor Didalam Holding Operasional atau Danantara Asset Management setiap tahunnya kepada Holding Penanaman Modal Asing.
“Saya punya komitmen Didalam Kepala Negara bahwa saya harus Menerbitkan, Menyediakan dividen Rp170 triliun setiap tahun Sebagai diinvestasikan Didalam Mas Pandu Ke Danantara Investment Management,” papar Dony.
2. Unjuk Rasa Penanaman Modal Asing
Dia memastikan, Unjuk Rasa Penanaman Modal Asing yang dilakukan Danantara Investment Management tak Akansegera mempengaruhi kinerja BUMN. Sebab, pengelolaan operasional BUMN dilakukan pihaknya secara terpisah.
“Karena Itu kita memisahkan Didalam awal, seperti tadi pertanyaan apakah nanti risikonya Akansegera menyeret-nyeret BUMN, itu sudah jelas tidak. BUMN Memperoleh satu super holding sendiri namanya Danantara Asset Management,” beber Dony.
Penanaman Modal Asing atas aset BUMN yang dilakukan Danantara, lanjut dia, tidak berkaitan Didalam dana publik, termasuk dana pihak ketiga (DPK) Ke Himpunan Bank-Bank Bangsa (Himbara).
“Nah ini yang kita sampaikan juga kepada publik, kepada regulator bahwa ini kekhawatiran orang bahwa yang diinvestasikan adalah DPK, Sesudah Itu juga aset-aset yang Ke-leverage, itu tidak ada sama sekali. Kenapa? Lantaran memang segregasinya sangat jelas Ditengah operasional dan Penanaman Modal Asing,” ucapnya.
(Taufik Fajar)
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: BUMN Karena Itu Holding Penanaman Modal Asing Danantara, Ini Penjelasan Erick Thohir : Portal Cakrawala Economy











