Jakarta – Musisi top bola Lady Gaga dipastikan akan mengatur konser eksklusif di Singapura selama empat hari berturut pada Mei 2025 mendatang. Singapura merupakan negara persinggahan satu-satunya dalam Asia Tenggara di acara tur konser dunianya bertajuk “MAYHEM.”
Spekulasi pun bermunculan bahwa otoritas Singapura membayar Lady Gaga dengan dana negara untuk konser itu. Kendati begitu, pemerintahan menegaskan bahwa pihaknya tidaklah memberikan subsidi atau dana khusus untuk mendatangkan sang megabintang seperti layaknya Taylor Swift Swift beberapa waktu lalu.
Menteri Kebudayaan, Masyarakat, juga Pemuda Singapura Edwin Tong menegaskan, tidaklah ada dana hibah yang mana diberikan untuk konser Lady Gaga. Hal ini berbeda dengan konser Taylor Swift tahun lalu, yang dimaksud dilaporkan mendapatkan dukungan dana antara 2 jt dolar Amerika Serikat hingga 3 jt dolar Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan eksklusif agar Swift semata-mata tampil di dalam Singapura untuk kawasan Asia Tenggara.
Foto: Lady Gaga hadir pada Oscar Award 2019. (REUTERS / Lucas Jackson) |
Dalam sidang parlemen pada Hari Senin (10/3/2025), Tong menjelaskan bahwa seluruh pengaturan konser Lady Gaga dikerjakan secara dengan segera oleh Kallang Alive Sport Management (KASM) tanpa campur tangan pemerintah. “Mereka (KASM) bernegosiasi dengan segera dengan artis juga timnya, satu di antaranya Live Nation,” ujar Tong seperti disitir laman Channel News Asia (CNA) pada Ibukota Indonesia pada Rabu (12/3/2025). “Tidak ada hibah pemerintah yang tersebut diberikan untuk acara ini. Hal ini adalah kesepakatan komersial murni antara artis dan juga pihak penyelenggara,” kata beliau menambahkan.
Meski tanpa dukungan pemerintah, Singapore Tourism Board atau Dewan Perjalanan Singapura (STB) permanen menyambut baik peluncuran Lady Gaga di dalam kalender hiburan Singapura. Direktur hiburan STB, Guo Teyi, menyatakan bahwa keberhasilan mendatangkan konser besar seperti ini mencerminkan daya tarik Singapura sebagai destinasi gaya hidup terkemuka.
“Mitra bidang kami telah dilakukan mendirikan keahlian yang mana mendalam juga rekam jejak yang kuat pada memberikan pengalaman yang dimaksud luar biasa serta ini pun dilengkapi dengan venue kelas dunia, konektivitas regional yang digunakan kuat, infrastruktur yang sangat baik, serta pilihan akomodasi yang tersebut beragam yang tersebut memenuhi preferensi wisatawan yang mana berbeda,” ujarnya.
Lady Gaga akan tampil di Singapore National Stadium pada 18, 19, 21, serta 24 Mei 2025 pada satu-satunya pemberhentian tur Asia kali ini. Hal ini akan menjadi penampilan pertamanya pada Singapura sejak Born This Way Ball Tour 2012 yang digunakan kala itu mengadakan tiga pertunjukan ke Singapore Indoor Stadium.
Pengumuman konser ini datang pasca perilisan album terbaru Lady Gaga, Mayhem, pada 7 Maret lalu. Album dengan 14 lagu ini dianggap sebagai kembalinya sang bintang ke akar dark-pop yang membesarkan namanya. Beberapa single yang mana telah dirilis sebelumnya antara lain Disease, Abracadabra, kemudian Die With A Smile.
Singapura sebelumnya telah lama berubah menjadi tuan rumah bagi beraneka konser artis ternama, salah satunya Taylor Swift yang mana mengadakan enam pertunjukan dalam National Stadium tahun lalu. STB pada waktu itu mengkonfirmasi telah lama memberikan hibah untuk konser Swift, meskipun besaran dana lalu syaratnya bukan diungkapkan secara publik.
Dengan atau tanpa dukungan pemerintah, konser Lady Gaga pada Singapura diperkirakan akan menyita perhatian perhatian besar dari penggemar ke seluruh Asia. Hal ini pun semakin menguatkan kedudukan negara itu sebagai pusat hiburan utama ke kawasan Asia.
Next Article Linkin Park Konser di Ibukota 2025, Cek Jadwal Penjualan Tiketnya
Artikel ini disadur dari Lady Gaga Konser Eksklusif di Singapura, Benarkah Dapat Subsidi?
Foto: Lady Gaga hadir pada Oscar Award 2019. (REUTERS / Lucas Jackson)


