Ri Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)
PARIS – Ri Prancis Emmanuel Macron mengatakan ia Akansegera Mendorong regulasi Uni Eropa Untuk melarang media sosial Untuk anak-anak Ke bawah usia 15 tahun. Pernyataan ini disampaikan Macron menyusul insiden penusukan yang mematikan Ke sebuah sekolah Ke Prancis timur.
“Jika itu (dorongan pembatasan) tidak berhasil, kami Akansegera mulai melakukannya Ke Prancis. Kami tidak bisa menunggu,” katanya kepada penyiar publik France 2, beberapa jam Setelahnya penusukan yang berakibat fatal Ke sebuah sekolah menengah Ke Nogent, Haute-Marne, sebagaimana dilansir Reuters.
Polisi memeriksa seorang siswa berusia 14 tahun Di Selasa, (10/6/2025) atas penusukan Pada seorang asisten sekolah berusia 31 tahun Pada penggeledahan Kantong Untuk mencari senjata.
Perdana Pejabat Tingginegara Francois Bayrou mengatakan kepada Legislatif bahwa insiden itu bukan Tindak Kejahatan yang terisolasi. Macron mengatakan media sosial adalah salah satu faktor yang harus disalahkan atas Tindak Kekerasan Ke kalangan anak muda.
Menulis Ke platform media sosial X Setelahnya wawancara, Macron mengatakan peraturan tersebut didukung Bersama para ahli.
“Platform Memperoleh kemampuan Untuk memverifikasi usia. Lakukanlah,” tulisnya.
Komentar Macron muncul Ke Di gelombang tindakan Ke Negeri-Negeri Ke seluruh dunia yang bertujuan Untuk mengekang penggunaan media sosial Ke kalangan anak-anak.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: Macron Dorong Pembatasan Medsos Untuk Anak-Anak Pasca Penusukan Ke Sekolah Prancis : Portal Cakrawala Techno











