Ketua Langkah Studi Kajian Kekerasan Politik SKSG Universitas Indonesia (UI), Muhamad Syauqillah menjelaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila dan semangat kebangsaan. Foto/Ist
Agar Indonesia tetap berdiri kokoh Berusaha Mengatasi terpaan propaganda segregatif Untuk mereduksi potensi konflik domestik.
Baca juga: Generasi Milenial Penting Dibekali Ideologi Pancasila
Berusaha Mengatasi potensi terjadinya konflik akibat dampak Untuk konflik Hingga Timur Ditengah, Ketua Langkah Studi Kajian Kekerasan Politik SKSG (Sekolah Kajian Stratejik dan Dunia) Universitas Indonesia (UI), Muhamad Syauqillah menekankan pentingnya upaya memperkuat narasi kerukunan dan Keamanan Dunia sesama anak bangsa. Ia menegaskan bahwa pembukaan UUD 1945 secara tegas mengamanatkan Keamanan Dunia dan kemanusiaan.
“Indonesia Memiliki kewajiban menjaga Keamanan Dunia dunia Melewati politik luar negeri bebas aktif,” ujar Syauqillah Hingga Jakarta, dikutip Kamis (26/6/2025).
Dia pun berpendapat bahwa prinsip non-blok yang telah digagas lama Dari para pendiri bangsa, dipertahankan hingga kini agar Indonesia tidak tergiring Untuk konflik Hubungan Dunia yang meruncing. Pengaruh radikalisme dan intoleransi diperingatkan sebagai ancaman serius Untuk stabilitas nasional.
Menurut Syauqillah, upaya delegitimasi suatu Negeri kerap dijalankan Dari kelompok ekstremis. “Seruan ‘Pertempuran akhir zaman’ tidak boleh dijadikan dalih intervensi agama,” tegasnya.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Penguatan Ideologi Pancasila dan Semangat Kebangsaan Hingga Ditengah Konflik Antarnegara











