Pengusaha Palak Investor Rp5 Triliun, Kadin dan BKPM Gelar Pertemuan Hari Ini (Foto: Waketum Kadin/Portal Cakrawala)
JAKARTA – Kementerian Penanaman Modal dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bakal Menyoroti dugaan pemalakan alias minta jatah proyek Hingga investor yang dilakukan Dari oknum Kadin Cilegon.
Pertemuan kedua pihak ini dijadwalkan digelar Di Gedung BKPM, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2025). Adapun, proyek yang dimaksud adalah pembangunan pabrik kimia chlor alkali-ethylence dichloride (CA-EDC) milik Chandra Asri Group.
“Hari ini pertemuannya, kita lakukan pertemuan Di BKPM Sebagai mengundang para pihak,” ujar Waketum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari kepada Portal Cakrawala.
1. Kadin Langsung Investigasi
Andi menjelaskan, Kadin Indonesia Di melakukan investigasi usai kabar pemalakan tersebut mencuat Di media sosial. Dia memastikan persoalan ini Akansegera ditangani hingga tuntas.
“Nah, salah satu concern kita itu adanya konflik ada Di Cilegon, Setelahnya Itu mengatas nama Kadin itu harus kita selesaikan. Kalau kita tidak lakukan seperti itu, jangan sampai apresiasi muncul bahwa premanisme itu lebih kuat,” ujarnya.
2. Kepercayaan Investor Bisa Turun
Dia menyayangkan sikap minta jatah proyek yang mengatasnamakan Kadin Indonesia. Menurutnya, praktik premanisme ini hanya membuat kepercayaan investor menurun.
“Kita sayangkan itu, bisa hilang kepercayaan Penanaman Modal dan para investor Akansegera hilang jadinya. Jangan sampai ini diambil Dari Vietnam sama Thailand. Bisa saja investor Di Berlari Hingga luar.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: Pengusaha Palak Investor Rp5 Triliun, Kadin dan BKPM Gelar Pertemuan Hari Ini : Portal Cakrawala Economy











