Pakar Telematika Roy Suryo kembali meragukan kesimpulan Bareskrim Polri Yang Berhubungan Di Tindak Kejahatan dugaan ijazah palsu Ri Hingga-7 RI, Jokowi. Foto/SindoNews
“Hingga sini saya khusus hanya mencermati tampilan yang disebut-sebut sebagai Koran Harian KR / Kedaulatan Rakyat edisi hari Jumat Kliwon 18/07/80. Mengapa harian KR ini sangat penting, Lantaran dikatakan juga bahwa Hingga dalamnya terdapat Lembar Pengumuman Hasil Ujian Masuk Proyek Perintis I UGM Tahun 1980,” kata Roy Suryo, Selasa (10/6/2025).
Roy mengaku sangat tertarik Di penulisan Hari, Pasaran, Tanggal Masehi dan Penanggalan Jawa yang tertulis Hingga Harian KR yang dijadikan Barang Dagangan Bukti Bareskrim tersebut Di Di jumpa pers Yang Berhubungan Di Tindak Kejahatan ini.
Baca juga: Polemik Ijazah Jokowi, Roy Suryo Keluarkan Tantangan Gantung Hingga Monas
Bila Barang Dagangan Bukti itu memang benar atau otentik yang terbit 18/7/80 kala itu, maka seharusnya tertulis Jumat Kliwon 18 Juli 1980 (5 PASA 1912 ). Sebagaimana diketahui, kata Roy, Harian KR selalu menuliskan tanggal penerbitannya Untuk dua versi, yakni Masehi/Nasional dan Penanggalan Jawa.
“Tetapi apa keanehan yang terjadi? terlihat Untuk layar lebar Hingga Di Perabot Konpres terpampang “Harian KR” yang tertulis JUM’AT KLIWON 18 JULI 1980 (5 PUASA 1912 ),” ujarnya.
Baca juga: Roy Suryo Ingin Ngabalin Digantung Hingga Monas jika Tak Bisa Buktikan Tindak Kejahatan Ijazah Jokowi Proyek Besar
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Tindak Kejahatan Ijazah Jokowi, Roy Suryo Ragukan Kesimpulan Bareskrim Polri











