Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo.
JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Di mengkaji peraturan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Yang Berhubungan Bersama pelabelan konten berbasis Ai (AI) guna menekan risiko manipulasi informasi. Langkah ini diambil menyusul maraknya peredaran konten Kebakaran Liar dan lahan (karhutla) berbentuk video, gambar, hingga suara menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang kian realistis Di ruang digital.
Wakil Pembantu Presiden Pembantu Presiden Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Angga Raka Prabowo, mengimbau Kelompok agar lebih waspada Di mengidentifikasi konten karhutla yang dibuat menggunakan Ilmu Pengetahuan AI.
Ia menyebutkan bahwa sejumlah Media Online sebenarnya telah menyertakan label Di konten yang terindikasi menggunakan AI Untuk membantu Kelompok mengenali keaslian informasi tersebut.
“Sepakat, itu yang makanya kita tekankan. Sekarang kalau teman-teman lebih jernih lagi melihat konten-konten yang sudah ada pembubuhan AI-nya, platform sudah menempelkan AI content, ada keterangan AI content,” ujar Angga Di Jakarta Di Minggu (18/10/2026).
Angga menekankan bahwa kemajuan Ilmu Pengetahuan AI ibarat Pisau bermata dua yang dapat membawa dampak positif sekaligus negatif Untuk Kelompok.
Artikel ini disadur –> 0kezone.com Indonesia News: Marak Manipulasi Konten Karhutla, Komdigi Dorong Media Online Terapkan Label AI : Portal Cakrawala Ototekno











