Ketua dan CEO Chery, Yin Tongyue. Foto/ Chery
Karenanya, Di tanggal 21 Oktober, Yin Tongyue, Ketua dan CEO Chery Automotive Group, Merundingkan masalah Standar kendaraan perusahaan Di Malaysia Di Konferensi Kendaraan Cerdas dan Terhubung Dunia (World Intelligent and Connected Vehicles Conference/WICV).
Yin Tongyue mengakui bahwa Chery telah Berjuang Bersama masalah Standar produk Di Malaysia dan secara pribadi meminta maaf kepada Pejabat Tingginegara Penanaman Modal Asing, Perdagangan, dan Industri Malaysia.
Yin menekankan bahwa Setelahnya insiden tersebut, Chery segera bertanggung jawab kepada pelanggannya dan Mengetahui bahwa ekspansi Di pasar internasional bukan hanya tentang mengeksploitasi pasar luar negeri, tetapi juga tentang membangun kehadiran yang kuat dan berkelanjutan Di pasar lokal.
Menurut pemimpin produsen Kendaraan Pribadi Tiongkok tersebut, Usaha perlu membangun kehadiran jangka panjang, Bersama menghormati hukum , peraturan, dan praktik Usaha Di setiap Negeri.
Yin juga menekankan pentingnya menjaga sikap rendah hati dan menghindari promosi diri yang berlebihan atau terlalu Kepercayaan Diri ketika memperluas operasi Usaha Di pasar internasional.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Yin Tongyue Angkat Bicara Soal Insiden As Roda Chery Omoda 5











